Popok kain untuk bayi

Penggunaan popok sekali pakai merupakan hal yang biasa diterapkan banyak ibu-ibu untuk anak bayi mereka. Memang, popok sekali pakai, yang anti bocor dan bisa dipakai selama 4-6 jam, unggul dari segi kepraktisan. Terutama, terasa saat bepergian.

Popok bayi, atau pampers bayi, juga diyakini merupakan trik mujarab untuk membantu kenyamanan bayi tidur di malam hari. Alasannya, meski bayi mengompol, tetapi ia tetap kering dan dengan demikian tidurnya tidak terganggu. Begitu lazimnya penggunaan pampers, sampai-sampai, kadang, kita lupa memerhatikan efek samping yang ditimbulkan.

Pertama, pampers menutup aliran udara, sehingga keringat akan menumpuk dan bisa menimbulkan ruam di daerah pantat bayi. Selain itu, dari segi biaya, pampers merupakan komponen pengeluaran yang cukup signifikan. Di samping kedua alasan itu, isu yang kini bergulir adalah pampers tidak ramah lingkungan karena sulit didaur ulang.

Lalu, bagaimana? Belakangan ini, mulai banyak ibu-ibu yang memilih menggunakan popok yang bisa dicuci ulang, atau yang disebut cloth diaper (sering disingkat menjadi ’clodi’). Sesungguhnya, sebelum inovasi pampers, generasi orang tua kita pun menggunakan popok kain biasa yang lebih bersahabat dari segi kantong dan kesehatan kulit anak.

Jaman dahulu, popok cukup dilipat, dipakaikan membentuk celana, dan diikat agar tidak lepas. Kini, clodi diproduksi dengan beragam motif dan tingkatan kualitas bahan. Modelnya pun mirip dengan pampers dan dibuat dalam beberapa ukuran. Clodi, biasanya, memiliki dua lapisan yang bisa diselipkan bahan tambahan yang dinamai insert.

Dengan begitu, tidak perlu khawatir tempat tidur bayi basah jika bayi mengompol. Untuk bayi usia 0-3 bulan, anda bahkan bisa membuat popok kain sederhana ala orang tua anda dahulu. Cukup beli kain beberapa meter, kemudian kirimkan ke tukang jahit (atau jahit sendiri) untuk dipotong dan dirapikan tepi-tepinya.

Pilih yang terbuat dari katun agar nyaman dipakai. Tali untuk mengikat bisa dibuat dari sisa bahan yang terpotong. Kain ini juga bisa digunakan untuk lap bayi, tadah gumoh, ataupun tadah makan.

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Popok kain untuk bayi”

  1. Maya says:

    Alamat ini sangat membantu untuk sya,,.
    Krna sbntr lgii sya akan menjadi wanita sempurna yang lma sya nantikan …
    Menyambut buah hati dengan sgla kperluan’a dri hal yg kecil hnga bsar .. Sya ilmu baru dri situs ini THANKS Yyy …

  2. wahyu setiaji says:

    artikel ini membantu saya, tolong di informasi mengenai bayi dan anak. terima kasih

Leave a Reply